"Salam Lestari Alam"..............
Sobat semuanya saya akan berbagi cerita tentang sejarah REMPA SMANSA dan saya juga akan menjelaskan arti dari nama organisasi kami, serta tujuannya. Saya juga akan berbagi Mars REMPA SMANSA dan Puisi kami.

 
Sejarah berdirinya REMPA SMANSA: REMPA SMANSA (Remaja Pecinta Alam SMA Negeri 01 Sekadau) dibentuk secara resmi pada tanggal 1 Maret 2004 di SMA Negeri 01 Sekadau, Kalimantan Barat. REMPA SMANSA dirintis atau di dirikan oleh Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhamaddyah Pontianak (MATA).
  
REMPA SMANSA merupakan Organisasi, komunitas yang bergerak diBidang Kepecinta Alaman, Kemanusiaan, Sosial Kepedulian terhadap lingkungan serta merupakan wadah kreativitas remaja. Bagi kawan-kawan yang bergerak di bidang-bidang tersebut diatas atau hal lain yang bermanfaat mari bergabung dan berbagi cerita,pengalaman serta informasi bersama kami disini.


Motto Kami : "Hijau Imajinasiku"
Misi: "Membentuk karakter berwawasan lingkungan hidup, cerdas, mandiri, sosialis, nasioanalis serta religius".


Mars dan Puisi REMPA SMANSA:
  • MARS REMPA SMANSA
Maha suci hutan kami
 Di bumi Lawang Kuari Wadah REMPA berkreasi
  Serta mencari jati diri
 

 Tak mudah masuk REMPA tak seperti yang kau kira Banyak kenikmatan tak terduga
 Tak mudah masuk REMPA tak seperti yang kau kira
 Banyak kenikmatan tak terlupa



Oleh:Perintis
  • PUISI REMPA SMANSA
Setetes tinta diawal perpisahan
 Sebungkus nasi di ujungnya, sepotong ayam
 Di dalamnya,ditambah daun ubi 
Beserta air vit, serta sedotannya
 Aku pun mulai makan, Nasi Padang
 
Karya:Kachon Pujangga, Bawah Obak
Terimakasih telah membaca..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PRINSIP DASAR PETUALANGAN DAN PECINTA ALAM

1. Dalam pelaksanaan kegiatan petualangan terdapat etika dan prinsip dasar yang sudah disepakati bersama. Etika dan prinsip dasar tersebut muncul sebagai rasa tanggung jawab kepada alam. Selain didukung dengan perlengkapan dan peralatan yang memadai, juga dalam petualangan mutlak diperlukan kemampuan yang mencukupi. Kemampuan itu adalah kemampuan teknis yang yang berhubungan dengan ritme dan keseimbangan gerakan serta efisiensi penggunaan perlengkapan. Sebagai contoh, pendaki harus memahami ritme berjalan saat melakukan pendakian, menjaga keseimbangan pada medan yang curam dan terjal sambil membawa beban yang berat serta memahami kelebihan dan kekurangan dari perlengkapan dan peralatan yang dibawa serta paham cara penggunaannya. 

2. Kemampuan kebugaran yang mencakup kebugaran spesifik yang dibutuhkan untuk kegiatan tertentu, kebugaran jantung dan sirkulasinya, serta kemampuan pengkondisian tubuh terhadap tekanan lingkungan alam. Berikutnya, kemampuan kemanusiawian. Ini menyangkut pengembangan sikap positif ke segala aspek untuk meningkatkan kemampuan. Hal ini mencakup determinasi / kemauan, percaya diri, kesabaran, konsentrasi, analisis diri, kemandirian, serta kemampuan untuk memimpin dan dipimpin.

3. Seorang pendaki seharusnya dapat memahami keadaan dirinya secara fisik dan mental sehingga ia dapat melakukan kontrol diri selama melakukan pendakian, apalagi jika dilakukan dalam suatu kelompok, ia harus dapat menempatkan diri sebagai anggota kelompok dan bekerja sama dalam satu tim. 

4. Tak kalah penting adalah kemampuan pemahaman lingkungan. Pengembangan kewaspadaan terhadap bahaya dari lingkungan spesifik. Wawasan terhadap iklimdan medan kegiatan harus dimiliki seorang pendaki. Ia harus memahami pengaruh kondisi lingkungan terhadap dirinya dan pengaruh dirinya terhadap kondisi lingkungan yang ia datangi. 

Keempat aspek kemampuan tersebut harus dimiliki seorang pendaki sebelum ia melakukan pendakian. Sebab yang akan dihadapi adalah tidak hanya sebuah pengalaman yang menantang dengan keindahan alam yang dilihatnya dari dekat, tetapi juga sebuah resiko yang amat tinggi, sebuah bahaya yang dapat mengancam keselamatannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS